Our Blog

PERBEDAAN DISTRO DENGAN FO (FACTORY OUTLET)

 PERBEDAAN DISTRO DENGAN FO (FACTORY OUTLET)

PERBEDAAN DISTRO DENGAN FO (FACTORY OUTLET)

Jika sekali waktu bertemu dengan orang yang sering keluar masuk distro dan ef o, coba tanyakan pada orang tersebut, apa perbedaan antara distro dengan factory outlet atau yang sering disebut dengan menggunakan singkatannya yakni ef  o.  Dari sekian banyak orang yang sering mondar mandir keluar masuk distro dan ef o, bisa dipastikan bahwa hanya sebagian kecil saja dari mereka yang mengetahui perbedaan distro dengan ef o.

Di Indonesia, keberadaan distro lebih dulu dibanding dengan ef o, meski kadang ada juga yang bersikukuh mengatakan  bahwa ef o muncul lebih dulu atau bersamaan dengan munculnya distro. Lepas dari sengketa mana yang lebih dulu muncul, perbedaan dari keduanya bisa dilihat dari reason d’etre atau alasan keberadaannya atau bisa juga disebuat sebab musabab munculnya distro atau ef o tersebut. Factory outlet atau ef o muncul akibat perusahaan-perusahaan (dalam hal ini khususnya perusahaan  garment) yang membuat produk-produk  bermerk atas lisensi dari pemegang merk, memerlukan sarana untuk menjual produk mereka yang tidak lolos qc (quality control).   Adapun distro lahir lebih disebabkan karena munculnya keinginan dari beberapa orang untuk memberikan sesuatu yang lain, yang baru, yang fresh, yang sama sekali berbeda dengan yang telah ada sebelumnya. Dari situ bisa dilihat bahwa ef o lebih ke segi fungsi, sementara distro lebih ke idealis.

PERBEDAAN DISTRO DENGAN FO (FACTORY OUTLET)

PERBEDAAN DISTRO DENGAN FO (FACTORY OUTLET)

Namun pada perkembangan selanjutnya, perbedaan  distro yang merupakan kependekan dari distribution outlet  dan penamaan ef o (FO) yang merupakan kependekan dari factory outlet, hanya sebatas pada perbedaan nama saja. Benang merah yang membedakan kedua jenis usaha ini telah sangat kabur bahkan bisa dibilang tidak ada sama sekali. Baik distro maupun ef o dirujuk pada tempat yang sama yakni tempat menjual pakaian dan aksesorisnya, yang bisa disamakan dengan butik. Namun kalau butik lebih berkesan feminine atau lebih khas wanita, distro dan ef o lebih unisex atau pria dan wanita sama saja.

Factory outlet atau ef o kemudian menjadi istilah yang lebih berkibar dibanding distro pada perkembangan selanjutnya, karena istilah ini lebih banyak digunakan untuk tempat-tempat atau toko-toko yang menjual berbagai pakaian dan aksesorisnya. Walhasil nama atau istilah ef o lebih sering terdengar dan lebih banyak diucapkan di kalangan masyarakat Indonesia dibanding sepupunya yakni distro.

PERBEDAAN DISTRO DENGAN FO (FACTORY OUTLET)

PERBEDAAN DISTRO DENGAN FO (FACTORY OUTLET)

5.05377

admin

So, what do you think ?


Contact Form Powered By : XYZScripts.com